Tips Cara Ngebreed Ikan Cupang Bagi Pemula

Selamat pagi…

Minggu ini ngapain bro…bersih -bersih aquarium dunk,,,hehe…bener banget,waktunya ngerawat ikan-ikan jangan sampai ikan kita mati atau terkena penyakit gara-gara tempat tinggalnya kotor kan.

Artikel terdahulu Saya menjelaskan tentang kendala umum yang sering di alami ketika memulai beternak ikan cupang. Ilmu memang mahal tapi ilmu yang bermanfaat tentunya membawa berkah, disini Saya akan coba menjelaskan pengalaman pribadi Saya dalam beternak ikan cupang. Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan yang Anda para breeder pemula.

Pertama siapkan alat dan bahan, yaitu:

  • WADAH, bisa memakai ember, baskom, atau akuarium tidak perlu spase yang besar. Ingat jangan pernah memakai wadah berbahan seng, besi atau alumunium karena rentan akan karatan dan burayak akan mati kedinginan.
  • AIR SECUKUPNYA
  • GARAM IKAN, pakai garam ikan bukan garam masak
  • DAUN KETAPANG OLAHAN, tujuannya untuk menstabilkan PH Air
  • PLASTIK, STEREOFOAM, untuk tempat menempel buih sarang telur
  • ENCENG GONDOK, untuk tempat menempel buih sarang telur dan tempat berlindung bagi burayak ( tidak memakai tidak masalah)

Kedua,,caranya seperti ini:

  1. Isi wadah dengan air kira-kira 2/3 bagian dan masukkan garam ikan secukupnya.
  2. Kemudian taruh daun ketapang yang sudah di olah 1 atau 2 lembar sudah cukup
  3. Taruh media untuk menempelkan sarang gelembung dan telur seperti plastik, stereofoam dan eceng gondok
  4. Pilih Indukan yang bagus, Jantan harus lebih besar daripada Betina (siap breed)
  5. Masukkan Jantan terlebih dahulu
  6. Selang 10 menit masukkan Betinanya
  7. Lalu tempatkan wadah tersebut di tempat yang sunyi, jauh dari kebisingan karena akan menyebabkan ikan stress dan tidak optimal proses perkawinannya, jumlah telur yang dihasilkan akan sedikit
  8. Beri makan indukan seperti biasa sehari sekali sudah ok
  9. CATATAN : Dilarang melihat atau terlalu sering dilihat karena akan menyebabkan ikan merasa sangat tidak nyaman, biarkan saja dan tinggalkan selama proses perkawinan kecuali ketika akan memberi makan

MASA PERKAWINAN

  • 1 hari masa perkenalan (PDKT)
  • 1 hari masa perkawinan, ditandai dengan jantan dan betina menempel terus dan telur yang keluar dari tubuh betina akan dimakan jantan kemudian akan dimasukkan ke sarang gelembung busa yang sudah disiapkan oleh jantan, angkat Betinanya dan biarkan jantan bertugas
  • 1 hari masa penetasan telur, telur akan menetas dan burayak (Bayi Ikan) akan berjatuhan lalu akan kembali lagi ke atas gelembung, tenang saja jantan akan menjaga burayak-burayak dengan mengambil burayak yang berjatuhan dan ditaruh kembali ke atas.

Jadi total 3 hari, pas di hari ke-3 telur akan menetas menjadi burayak. Pemberian makan burayak menunggu hari ke 4 pasca menetas karena burayak masih memiliki cadangan makanan di perutnya. Kalau tetap diberikan ditakutkan pakan ikan tidak dimakan dan akan menjadi kuman/bakteri pengganggu.

Berikan makan 3 kali sehari ketika burayak berusia 4 hari, Jantan sudah boleh diangkat. Selanjutnya berikan pakan yang berkualitas seperti artemia, mikroworm atau kuning telur yang telah direbus.

Okey bro,,,sampai jumpa,,,,,

Salam Betta,,,,Nantikan artikel terkait lainnya, besok akan Saya bahas cara kultur mikroworm dan artemia sebagai favorit pakan burayak-burayak Anda.

 

wassalam


Tinggalkan Balasan