Cara Mengolah Daun Ketapang

Selamat siang sobat,,

Jumpa kembali dengan vovoblog,, semoga sehat selalu. Pada ulasan artikel tentang 7 Manfaat Daun Ketapang bahwa perlu perlakuan atau pengolahan khusus sebelum dapat dipergunakan. Karena kondisi daun ketapang rawan kotor, debu dan penyakit yang menempel ketika kita ambil langsung dari tanah. Debu dan kotoran adalah media pembawa bibit penyakit yang harus dihindari ketika kita akan memakai daun ketapang ini sebagai obat alami bagi ikan hias khususnya ikan cupang (betta).

Pengolahannya cukup simpel dan gampang kok, mau tau,,,? begini caranya:

  • daun ketapang yang kita ambil atau olah harus daun yang berwarna coklat tua kering jatuhan dari pohon, kita bisa mengambil daun yang berjatuhan di atas tanah bukan yang masih menempel di dahan.
  • siapkan alat dan bahannya, seperti wadah (bisa ember, gayung dll), air, dan garam.
  • langkah pertama masukkan daun kering ke dalam rendeman air garam, pergunakan garam secukupnya saja sesuai dengan debit air
  • fungsi garam sendiri sebagai zat pembersih kuman dan jamur yang menempel di daun ketapang
  • kedua, remas-remas daun ketapang untuk menghilangkan getahnya sampai lecek
  • ketiga angkat daun ketapang dan masukkan ke wadah lain bisa plastik, atau ember dll
  • biarkan semalaman
  • esok hari keluarkan daun ketapang dan keringkan di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering
  • angkat dan simpan di wadah
  • daun ketapang sudah dapat digunakan, cukup masukkan sedikit saja dengan cara dipotong atau digunting sepertiga bagian
  • lama-kelamaan air akan berubah menjadi kecoklatan, semakin coklat tua semakin baik untuk ikan tersebut

Gimana, cukup mudah bukan sobat, cara mendapatkan daun ketapang juga mudah kok, biasanya ada di area taman atau jalan-jalan umum, di area penghijauan atau di kantor dinas pertanian. Kalau kesulitan atau kita enggak mau repot kita bisa membeli  daun ketapang yang sudah diolah secara online pada toko online terpercaya seperti toped, bukalapak, belanjaku, olx dan lain sebagainya.

Catatan, pergantian rendeman daun ketapang disarankan setiap dua minggu sekali berbarengan dengan pergantian air disesuaikan dengan kebutuhan, lebih baik ganti air setiap seminggu sekali agar kondisi air tetap prima dan ikan tetap sehat.

Cara selanjutnya (alternatif) setelahnya dijemur dan kering, daun ketapang dimasukkan ke panci dan isi dengan air, panaskan kompor dan masak sampai mendidih, dinginkan dan air rendaman daun ketapang langsung bisa digunakan. Daun ketapang dimasak untuk membersihkan/mematikan organisme berbahaya seperti virus atau jamur yang masih menempel.

Semoga bermanfaat..

 


Tinggalkan Balasan