Cara Kultur Daphnia Magna (Kutu Air Raksasa) Dijamin 99,99 % Berhasil

Sudah tau kan makanan favorit ikan Anda….yup…pakan hidup jelas menjadi urutan teratas di dalam ekosistem rantai makanan dalam habitat alaminya. Kutu air, artemia, encuk (jentik nyamuk), cacing sutra, cacing darah dan DM (Dapnia Magna) merupakan pakan utama ikan-ikan karena mengandung protein dan vitamin tinggi.

Daphnia Magna sendiri sebenarnya satu keluarga kutu air atau orang awam menyebutnya kutu air yang sebenarnya adalah krustasea kecil penghuni air, tidak bersifat parasit sebagaimana kutu di luar air. Secara taksonomi kutu air termasuk genera Daphnia (secara umum) bagian dari zooplankton. Sebutan kutu air raksasa hanya sebagai nama saja karena bentuknya yang bisa mencapai 20X lipat ukuran kutu air biasa.

Menurut wikipedia “Daphnia Magna is a small planktonic crustacean (adult length 1.5–5 mm) that belongs to the subclass Phyllopoda. It inhabits a variety of freshwater environments and is broadly distributed throughout the northern hemisphere, and in South Africa.” Daphnia Magna adalah krustasea planktonik kecil (panjang dewasa 1,5–5 mm) yang termasuk subkelas Phyllopoda. Ini menghuni berbagai lingkungan air tawar dan didistribusikan secara luas di seluruh belahan bumi utara, dan di Afrika Selatan.

Pasokan pakan yang cukup merupakan kunci dari berhasilnya budidaya ikan, mulai tahap penetasan h+3 sampai sebulan adalah masa kritis dimana burayak (anak ikan) membutuhkan perlakuan dan pakan yang cukup agar potensi keberhasilan hidup burayak menjadi optimal. Setelah satu bulan atau tergantung dari besarnya ukuran ikan tersebut pemberian DM sangat dianjurkan. Ikan akan lebih cepat bertambah bobot  tubuhnya dan cepat besar.

Terus DM cara mencarinya dimana? Starter DM bisa Anda beli di toko ikan atau via online shop lewat sosmed. Setelah starter kita beli sekali selanjutnya DM kita kultur, kembangbiakkan atau budidaya sendiri di rumah. Sediakan wadah berisi air endapan secukupnya yang berisi starter DM, daun ketapang, tumbuhan air(apu-apu) dan pakan DM yaitu Green Water. Green Water harus kita buat dulu yah, sesuai artinya Green Water adalah air yang berwarna hijau, banyak mengandung alga untuk pakan DM. Atau bisa juga air kolam ikan yang berwarna hijau. Dalam waktu seminggu DM akan mulai berkembang biak sampai ratusan anakan. Setiap 3 hari sekali atau jika warna air wadah mulai bening segera beri makan DM dengan segelas Green Water. 

Baca Juga : Cara Mudah Membuat Green Water

Nah ini yang paling penting dan harus diingat baik-baik, wadah DM harus mendapatkan sinar matahari pagi jam 7.00-10.00 bukan sinar siang atau sore, karena DM bisa mati kepanasan. Tempatkan wadah di area yang terkena sinar matahari pagi supaya DM cepat berkembang biak secara optimal, hindari panas dan hujan karena mengandung zat asam yang akan mengganggu perkembangbiakan DM itu sendiri. Dalam waktu seminggu biasanya sudah mulai  akan kelihatan perkembangannya, DM akan bereproduksi cepat asal pakannya cukup. Kecepatan reproduksi DM sangat baik bisa mencapai 300 kali lipat dalam tempo seminggu saja.

Hama pengganggu harus kita amati juga seperti kutu hijau atau siput kecil, jikalau menjumpai hewan tersebut segera ambil menggunakan sendok. Pengalaman Saya, di dalam satu wadah DM lama-lama habis dan tak tersisa, yang ada hanya hama kutu hijau dan siput. Maka dari itu amati terus DM nya dan buatlah wadah budidaya yang banyak untuk mengantisipasi jika saja ada sesuatu hal yang tidak kita inginkan, misal DM mati massal. Kita masih ada ban serep DM yang masih hidup untuk dikembangbiakkan.

Semoga berhasil mengkultur DM (Kutu Air Raksasa),,,,

Learning By Doing

Wassalam

 


2 tanggapan pada “Cara Kultur Daphnia Magna (Kutu Air Raksasa) Dijamin 99,99 % Berhasil”

Tinggalkan Balasan