Arti Kode Ban Motor

Vovoblog.com – Hello motoriders, jumpa kembali dengan blog Kami. Artikel kali ini berhubungan erat dengan keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Seperti yang kita ketahui bersama komponen paling penting pada kendaraan bermotor roda dua adalah BAN karena bersinggungan langsung dengan aspal jalanan. Berfungsi dalam penentu keselamatan, akselerasi, pengendalian, pengereman serta luas area tapak ban yang menempel ke aspal jalan akan memberikan kenyamanan lebih pada pengendara.

Ban botak akan mengurangi cengkraman ke aspal jalan tentunya, namun sebelum mengganti ban baru, ada baiknya teman-teman mengetahui tips dalam memilih ban.

  1. DESAIN atau pattern tapak ban
  2. UKURAN ban
  3. KODE  yang melekat pada ban

Pembahasan lebih mendalam Saya akan jelaskan secara singkat mengenai KODE yang tertera pada ban motor pada umumnya/ standar nasional indonesia (SNI).

Metrix

80/90-14m/c 38P

80 adalah lebar tapak ban (millimeter)

90 adalah aspek rasio ( perbandingan tinggi ban 90% dari lebar atau 72 mm)

14 adalah rim diameter/diameter velg (inchi)

m/c  adalah medium compound (untuk sepeda motor)

38 adalah beban maksimum (132kg)

P adalah batas kecepatan maksimum (150 kwh)


Inchi

2.75-17

2.75 adalah lebar ban dan tinggi ban dalam satuan inchi

17 adalah ukuran velg 17 inchi


TWI ( Thread Wear Indicator)

adalah sebuah simbol batas ideal penggunaan ban. biasanya berbentuk tanda segitiga yang tercantum pada sisi dinding ban atau tonjolan pada sela-sela desain pattern ban. Apabila tanda itu sudah tergerus abis pertanda ban harus segera diganti ya..


TUBELESS/TUBETYPR

Motor matic sebagian besar menggunakan ban jenis tubeless, ban jenis ini harus memakai pentil khusus tubeless dan velg khusus (velg castwheel). Untuk ban jenis tubetype menggunakan jenis velg jari-jari atau racing serta pakai ban dalam.


ROTATION

bentuknya seperti anak panah sebagai penanda arah putaran ban yang tepat agar ban berfungsi dengan baik.


DOT

ditandai 4 angka, misal 2214. Angka 22 menunjukkan minggu ke-22 dan angka 14 diproduksi tahun 2014, sedangkan umur ban baru yang paling bagus adalah maksimal 4 tahun dari tahun sekarang.


LOAD INDEX & SPEED SYMBOL

menentukan berapa besar beban muatan motor maximum untuk load index. dan berapa batas kecepatan maximum untuk speed symbol. contoh KODE ,41P, 41 adalah kode maximum muatan 145kg dan P adalah maximum batas kecepatan 145 km/h.  Yang dimaksud beban termasuk berat motor, muatan serta pengendaranya, berikut tabel selengkapnya:

INDEX BEBAN   INDEX SPEED
KODE BEBAN   KODE SPEED
30 106 kg B 50 km/jam
31 109 kg C 60 km/jam
32 118 kg D 65 km/jam
33 115 kg E 70 km/jam
38 132 kg F 80 km/jam
40 140 kg G 90 km/jam
41 145 kg J 100 km/jam
42 150 kg K 110 km/jam
43 155 kg L 120 km/jam
44 160 kg M 130 km/jam
45 165 kg N 140 km/jam
46 170 kg P 150 km/jam
47 175 kg T 190 km/jam
48 180 kg U 200 km/jam

so….sesuaikan ban dengan muatannya ya, Jika Anda sering mengendarai motor sambil membawa beban berat seharusnya pilih ban motor dengan load index yang lebih besar. Jika tidak ban akan lebih cepat rusak dan risiko terburuk ban bisa pecah! repot kan di jalan nya nanti,,,

oke motoriders,,,,sekian sekilas penjelasan tentang KODE BAN dan semoga bermanfaat.

wassalam


Tinggalkan Balasan